BAB II
PEMBAHASAN
A.SEKILAS TENTANG IKAN PATEN
Ikan Patin atau nama saintifik Pangasius Sutchi &
Pangasius hypophthmus adalah spesis ikan air tawar jenis meserba yang
mendiami kawasan-kawasan sungai dan lombong-lombong.
Bentuk fizikal utamanya adalah mempunyai dua sengat di kiri
kanan dan satu di belakang badan, tidak bersisik dan lembut. Saiznya boleh
mencecah 1 meter panjang dan beratnya boleh menjangkau lebih 20kg.
Ikan patin mempunyai nilai komersial yang tinggi dan
diternak di kolam-kolam dan di sangkar-sangkar.
B.Cara
budidaya ikan patin
Cara Budidaya
Ikan patin tergolong ikan yang cepat besar sehingga,
jika mulai dari bibit kan diberi makan tambahan, saat mereka mencapai usia 6
bulan, panjang badannya sudah dapat mencapai 35 hingga 40 cm. Supaya proses
pertumbuhan bibit lebih cepat, maka sebaiknya ikan patin dibudidayakan di kolam
dengan air mengalir secara teratur.Ikan patin merupakan ikan dengan kandungan
protein yang tinggi dan rendah kolesterol dan oleh sebab itulah maka ikan patin
sangat digemari sebagai makanan konsumsi yang menyehatkan. Ada beberapa hal
yang perlu diperhatikan sebelum kita memilih habitat sebagai cara budidaya ikan patin di air
tawar. Yaitu :
1. Pilih jenis tanah lempung atau tanah liat serta
tak berporos, sebab tanah jenis ini adalah tanah yang bagus untuk dijadikan
kolam tempat pemeliharaan ikan.
2. Pilih tanah yang memiliki kemiringan 3 hingga 5
persen, agar aliran air ke kolam dapat lebih mudah secara gravitasi.
3. Pilih habitat ikan patin yang memiliki kualitas
air yang bersih, usahakanlah air tak terlalu keruh, air pun tak boleh tercemari
dengan bahan kimia maupun limbah.
Budidaya ikan patin semakin hari semakin berkembang dan banyak peminatnya hal ini tidak lain karena dorongan permintaan akan ikan patin sebagai bahan konsumsi semakin tinggi.Di pulau jawa sendiri permintaan ikan patin setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan.
|
2. jenis jenis ikan patin
|
C. jenis jenis ikan patin
1.Ikan
Patin Buah - Pangasius Nasutus
Ciri-ciri:
- mempunyai tubuh badan yang lebih bulat
- Perut ikan buncit dan besar
- Kepalanya berbentuk bulat
Ciri-ciri:
- mempunyai tubuh badan yang lebih bulat
- Perut ikan buncit dan besar
- Kepalanya berbentuk bulat
2.Ikan Patin Muncung - Pangasius hypophthmus
Ciri-ciri:
- mempunyai tubuh badan yang panjang
- mempunyai tubuh yang kurus
- Sedikit warna merah di sirip dan ekor
3.Ikan Patin Juara - Pengasius Micromenus
Ciri-ciri:
- mempunyai tubuh bulat dan pendek
- mempunyai tubuh yang kecil berbanding jenis patin yang lain
- Kepalanya berbentuk bulat
Ciri-ciri:
- mempunyai tubuh bulat dan pendek
- mempunyai tubuh yang kecil berbanding jenis patin yang lain
- Kepalanya berbentuk bulat
|
3
|
D.ANALISIS KELAYAKAN USAHA
BUDIDAYA IKAN PATIN( Pangasius
Sutchi & Pangasius hypophthmus ) DI DESA SRIKATON KEC.
BUAY MADANG TIMUR KAB. OKU TIMUR
DATA RESPONDEN
NAMA :
PONIRAN
ALAMAT : SRIKATON KEC. BUAY MADANG TIMUR
KAB. OKU TIMUR
UMUR :
41 TAHUN
PEKERJAAN : PETANI
E.RINCIAN BIAYA PRODUKSI DALAM SATU
KALI PROSES PRODUKSI
1. BIAYA TETAP
-
SEWA
LAHAN Rp 3000000 / THN
-
Mesin
pompa air Rp 2600000/ unit
-
Paralon Rp 100000/ unit
-
Listrik Rp 100000/ thn
2. Biaya variable
-
Pupuk
kandang Rp 10.000/ sak
-
Bibit Rp 350/ ekor
-
Pakan
hipro 781-1 Rp 10.000/ kg
-
Pakan
hipro 781-2 Rp 9.000/
kg
-
Pakan
hipro 781 Rp 9.000/
kg
-
Bekatul Rp 3.000/
kg
-
Dedak
Rp 1.000/
kg
-
Ikan
asin Rp 3.000/
kgg
-
Probiotic Rp 30.000/ botol
-
Biaya
panen Rp 120/ kg
-
BBM Rp 8.000/
liter
|
4
|
F.Total biaya produksi dalam satu
kali proses produksi
1. Nilai penyusutan Biaya tetap
-
Sewa
lahan Rp 1.500.000
-
mesin Rp 260.000
-
paralon Rp 10.000
-
listrik Rp 50.000 +
total Rp 1.820.000
2. nilai total biaya variable
-
pupuk
kandang Rp 10000 x 10 Rp
100.000
-
bibit Rp 350 x 6000 Rp
2.100.000
-
pakan
hipro 781-1 Rp 10000 x 40 Rp
400.000
-
pakan
hipro 781-2 Rp 9000 x 60 RP 540.000
-
pakan
hipro 781 Rp 9000 x 90 Rp
830.000
-
bekatul Rp 3000 x 2500 Rp
7.500.000
-
dedak Rp 1000 x 2500 Rp
2.500.000
-
ikan
asin Rp
3000 x 1300 Rp 3.900.000
-
proboitic Rp 30000 x 5 Rp 150.000
-
biaya
panen Rp 120 x 2260 Rp 271.200
-
BBM Rp 8000 x 10 Rp 80 000 +
-
Total Rp
18.371.200
3. Total biaya produksi dalam satu kali
proses produksi
-
∑
biaya tetap Rp 1.820.000
-
∑
biaya variable Rp
18.371.200 +
-
total Rp
20.191.200
G. analisis kelayakan usaha tani
budidaya ikan patin ( Pangasius Sutchi & Pangasius
hypophthmus )
** Syarat syarat kelayakan usaha tani
1. R/C Ratio > 1
2. Π/C Ratio > suku bunga bank yang
berlaku
3. Pendapatan > dari sewa lahan /
satu kali proses produksi
4. Produksi > dari BEP produksi
5. Penerimaan > dri BEP penerimaan
6. Harga > dari BEP harga
|
5
|
H. Analisis BEP
a.
BEP produksi (kg) =
=
=
=373,62
b.
BEP harga (Rp) =
=
20.191.200 / 2.260
=
8.934,16
c. AVC =
= 18.371.200 / 2.260
= 8.128.85
d.R/C Ratio =
= 29.380.000 / 20.191.200
=
1.455
e.Π/C Ratio =
=
9.188.800/20.191.200
= 0.455
f. TR =
YxP
= 2.260x13.000
=
29.380.000
g. I (Π) = TR-TC
=
29.380.000-20.191.200
|
6
|
BAB I
PENDAHULUAN
Latar belakang
Sumber daya alam di Indonesia cukup melimpah dan
luas termasuk dalam bidang
kelautan dan perikanan, namun dalam pemanfaatan dan pengelolaan yang kurang optimal mengakibatkan berkurangnya spesies
ikan tersebut . untuk menenggulangi hal tersebut kita dapat mengupayakan dengan
cara pembudidayaan ikan perairan tawar , di Negara kita pemanfaatan
sumber daya perairan yang optimal sangat di perlukan untuk berkembang ikan air
tawar secara alami. Permintaan dan kebutuhan ikan dunia terus meningkat dari
tahun ke tahaun , sebagai akibat pertambahan penduduk dan perubahan komsumsi
masyarakat kearah protein hewani yang lebih sahat. Sementara itu padokan ikan
dari hasil penangkapan cenderung semakin berkurang , dengan adanya kecenderungan
semakin meningkatnya gejala kelebihan tangkap dan menurunnya kuwalitas
lingkungan, terutama wilayah peraiaran tempat ikan memijah, mengasuh dan
memebesarkan anak . di Indonesia gejala overfishing terjadi pada hampir seluruh
perairan barat indonesia, kecuali bagian barat Indonesia dan selatan jawa.
|
1
|
DAFTAR
ISI
BAB I
PENDAHULUAN………………………………………………………………………… 1
A.latar
belakang…………………………………………………………………………... 1
BAB II
PEMBAHASAN………………………………………………………………………….. 2
a.sekilas tentang ikan paten…………………………………………………………..... 2
b.cara
budidaya ikan patin……………………………………………………………..... 2
c.
jenis jenis ikan patin………………………………………………………………........ 3
d.analisis kelayakan usaha
budidaya ikan patin
( pangasius sutchi &
pangasius hypophthmus ) di desa srikaton kec. buay madang timur kab.
oku timur………………………………………………………................................................ 4
e.rincian biaya produksi dalam satu
kali proses produksi…………………................. 4
f.total biaya produksi dalam satu
kali proses produksi………………........................... 5
g.analisis kelayakan usaha tani
budidaya ikan patin ( Pangasius Sutchi & Pangasius
hypophthmus )…………………………………………………………............................... 5
h. analisis BEP………………………………………………………………………….. 6
ii
OLEH
Nama
Donar arsaka Nim : A. 120085
Nur arifin Nim : A. 120010
Sukiran Nim :
A. 120062
Afiful ichwan Nim : A. 120064
Fitri handayani Nim : A. 120103
SEKOLAH TINGGI ILMU PERTANIAN
STIPER BELITANG
KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR
TAHUN 2013 / 2014
BAB III
PENUTUP
Demikianlah uraian makalah Ilmu Usahatani dengan judul Budidaya ikan Patin
di desa Srikaton kec. Buay madang Timur Kab. Oku Timur
Makalah ini
kami buat sebagai tugas mata kuliayah ilmu usahtani .
|
7
|